[Ficlet] Count One Two Three, Say One Four Three

quote

Starring Choi Jaehyun [BOYS24], Imogen Han [OC] Genre Fluff Length Ficlet Rating PG-15 Disclaimer Imogen Han is mine.

Picture credit: Love Quotes Messages

© 2016 namtaegenic

Read also: The One of Two

:::

Membicarakan Jaehee tidak baik untuk kesehatan. Bisa menyebabkan patah hati.

“Sebenarnya kau itu suka kakakku tidak, sih?”

Sederet pertanyaan serupa investigasi itu tidak lantas mengurungkan niat Imogen untuk mulai menggigiti kerucut es krimnya. Usai menyudahi camilan musim panas favoritnya itu, barulah Imogen beralih pandang. “Jaehee? Aku tidak memikirkan Jaehee sampai sejauh itu.”

“Bohong.”

“Sumpah.”

Jaehyun menghela napas, dibebani rasa ragu. “Bagaimana dengan aku?”

Es krim vanila versus Jaehyun, skor satu sama. Kini Imogen benar-benar melupakan camilannya. “Kau … kenapa?”

“Apakah kau … um, memikirkanku sejauh itu?”

“Maksudmu apakah aku suka padamu?”

Jaehyun memejamkan mata dan mendesis, menyesali topik yang ia lontarkan pada rutinitas makan es krim usai bimbingan belajar ini. Kini ia harus menelan kecanggungannya sendiri.

Namun jawaban Imogen ternyata berada di luar ekspektasinya.

“Kenapa sih kita selalu membicarakan Jaehee? Aku sudah berhenti, lho! Kau juga seharusnya mulai berhenti. Membicarakan Jaehee tidak baik untuk kesehatan. Bisa menyebabkan patah hati.”

Jaehyun memelototinya. “Aku tidak patah hati!”

“Mau bertaruh?”

“Jangan bersikap seakan kautahu segalanya.”

“Choi Jaehyun, kita bukannya mulai bersahabat sejak kemarin sore, aku bisa mengukur berapa inci jarak antara satu penyangkalan ke penyangkalan lainnya.” kini giliran Imogen yang menopang dagu, kedua bola matanya mengunci pandangan Jaehyun, membuat pemuda itu tak berkutik, bahkan untuk mengedip atau meraup oksigen.

“Yakin kaukenal aku sejauh itu?” Jaehyun mengangkat alis dengan sisa keberanian. Imogen memang seringnya membingungkan, tapi Jaehyun tidak ingin terintimidasi. Imogen harus berusaha lebih keras jika ingin menyudutkannya.

“Yakin? Hm? Imogen?” seiring dengan kepercayaan dirinya yang kembali, Jaehyun menarik sudut bibir kanannya ke atas. Pemuda itu kian memangkas spasi di antara mereka. “Yakin?”

“Aku suka padamu.”

Jaehyun pikir ia kena serangan jantung. Atau amnesia mendadak. Atau hantaman godam yang keras di tempurung kepala sehingga tiba-tiba semua yang nyaris dikatakannya lenyap begitu saja. Yang mana saja, yang jelas bisa membuat Jaehyun membeku di udara dan hanya mampu meloloskan “Ha” yang panjang serta terdengar tolol.

“Aku suka padamu, Choi Jaehyun. Aku … suka padamu, oke, Tuan Muda?”

“Haaa …?”

“Yeah, kaudengar aku.”

“Haaa …?”

Imogen menggulirkan bola matanya dan mendorong bahu Jaehyun agar menjauh dan memberi hidungnya kesempatan untuk menghindari aroma lemon dari pemuda itu.

“Haaa …?” Jaehyun masih melongo. “Kenapa tadi ucapanmu terdengar seperti kau suka padaku?”

“Karena aku memang—oh sudahlah. Sana, sana menyingkir!” Imogen menggeser posisi duduknya menjauh dari Jaehyun, tapi pemuda itu menariknya kembali.

“Ulangi.”

“Sudah sejuta kali, sialan!” Imogen mengumpat.

“Ulangi lagi dengan menyebutkan Jaehee.”

Imogen terbahak. “Aku suka padamu, bukan pada Jaehee.”

“YEAAYYY—ouch!” Jaehyun hanya punya waktu kurang dari satu detik untuk merayakan kemenangannya, ketika—kali ini—sikunya membentur pinggiran meja dan ia terpaksa kembali duduk dengan meringis kesakitan. Sikunya berdenyar seperti aliran listrik dan Jaehyun hanya bisa pasrah menerima rasa ngilu yang menjalar.

“Besok-besok gantian jidatmu saja yang kaubenturkan ke meja, dasar bencana berjalan!” Imogen bangkit dan memesan es krim satu lagi demi membunuh waktu. Jaehyun pasti punya reaksi yang wajib dijadikan tontonan menarik sore ini. Dan oh, gadis itu juga memesankan es krim untuk Jaehyun, untuk menyumpal mulutnya dari semua ocehan ala tsundere-nya.

Untuk kali ini saja, Imogen ingin Jaehyun diam.

FIN.

Iklan

6 tanggapan untuk “[Ficlet] Count One Two Three, Say One Four Three

  1. Kak Eci aku mampir kesini masa dan baca ini rasanya…

    Yakali bencana berjalan. Dan, itu tsundere dibawa-bawa kuingin tertawa sekali. Wkwkwk.

    Nice, kakci, suka suka suka:3

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s