[Flowers Heal, Flowers Kill] Lavender Affection

flowers-heal-flowers-kill-lave-nder-affection-baekminji93

Special dedicate fanficition to Boys24 Fanfiction Indonesia 1st Event

[Flower Heal, Flower Kill]

— Lavender Affection —

©2016, BaekMinJi93

Starring with

Boys24’s Tak Jinkyu and  OC’s

| AU! –  Angst – Psychology – Romance – Sad | Ficlet | General |

Disclaimer

Nothing is mine, but for OC and storyplot purely mine.

Happy reading…

Based on flower meaning :

Lavender

“Aku pemuda yang setia, bukan?”


Di atas jalanan setapak yang dipenuhi dengan hijaunya rerumputan, Jinkyu sengaja menghentikan untaian langkahnya. Diletakannya sebuket bunga lavender tepat di atas batu nisan milik seseorang yang sempat mengisi hatinya dahulu. Entah karena sebab apa, tiba-tiba sebuah hawa tenang mengisi relung hatinya yang terdalam. Seolah film dokumenter, gulungan memori yang tak diharapkan kehadirannya tersebut mulai berputar di benak Jinkyu.

“Hai, namaku Jinkyu. Tak Jinkyu. Kau?”

“Kau bertanya padaku? Aku Desiree Lee.”

Tes … sebulir kristal bening baru saja berhasil bercumbu dengan sang ibu pertiwi.

“Dingin?”

“Tidak.”

“Coba kau pakai ini.”

“Terima kasih.”

“Merasa lebih baik?”

“Bisa dibilang seperti itu. Tapi omong-omong, jika aku boleh berkata jujur bila jaket ini tidak seberapa membantu, namun hanya dengan kehadiranmu di sampingku sudah membuatku merasa hangat, apa kau akan percaya?”

Sepertinya memori tersebut cukup berhasil membuat seorang Tak Jinkyu menangis sesenggukan. Bukan, tentu saja bukan ini yang Jinkyu inginkan. Seharusnya jiwanya bisa merasa tenang jika sudah bersama dengan Desiree—ralat, bersama makam Desiree, bukannya menangis hebat seakan dirinya seorang pecundang yang baru saja kalah taruhan.

“Hai, Desiree. Bagaimana kabarmu?” Masih dengan kristal di ujung kedua matanya, Jinkyu mengusap batu nisan bertuliskan nama dari sang belahan jiwa. “Apa kau tenang di dalam sana?”

Tak ada balasan, hanya suara angin berhembus yang berusaha membalas pertanyaan yang Jinkyu lontarkan.

“Jika dipikir ulang, sudah tiga tahun lamanya kita tak bersua, ya?” Jinkyu mulai bermonolog ria. Kini jemari tangannya beralih pada buket bunga lavender yang Jinkyu letakkan sebelumnya. “Hitung-hitung sebagai rasa rindu yang terpendam, aku bawa sebuket bunga favoritmu. Kau suka?”

Sama seperti sebelumnya, tapi kali ini suara para koloni burung yang terbang di angkasalah yang membalas monolognya. Jinkyu menyeka buliran kristal di pelupuk matanya.

“Kau tahu mengapa aku suka mengirimkan buket bunga lavender di lokermu saat kita berada di sekolah menengah dulu?” Seakan tak merasa lelah dan segumpal asa yang masih tersisa di hatinya, pemuda bermarga Tak itu masih saja menciptakan berbagai konversasi bersama—nisan—Desiree. “Karena bunga itu cocok dengan sikapmu yang begitu anggun dan juga karena sifatmu yang mendarah daging itulah yang membuatku tak dapat berpaling ke gadis selain dirimu. Aku pemuda yang setia, bukan?”

Sebuah tawa dengan kesan terpaksa bersumber dari pemuda Tak tersebut. Namun tawa tersebut seakan tak ingin tinggal, karena di detik selanjutnya tawa tersebut tergantikan dengan tangis yang tak lagi Jinkyu dapat tahan lagi.

“Kumohon, Desiree. Kumohon jawab pertanyaanku barang sekali saja. Aku rindu suara lembutmu bertandang di runguku. Jika aku dapat memutar kembali waktu yang terbuang, aku ingin berbincang denganmu seperti dulu dan mengatakan jika aku sangat mencintaimu.”

Sepertinya anggapan tentang lavender oleh insan di luar sana selama ini salah. Buktinya, Jinkyu tak lagi dapat merasakan ketenangan akibat kecelakaan yang dialami Desiree tiga tahun yang lalu dan kini hanya ada rasa sakit yang menghiasi kala fokusnya menangkap kumpulan indahnya bunga lavender.

FIN

Bebe’s Notes:

Hi, guys!

Sebelumnya aku ucapin banyak terima kasih buat yang udah nyempetin baca fiksi ini dan maaf kalo seumpama fiksi ini sedikit terkesan melenceng dari prompt dan penuh dengan mewek-mewek bombay :’(. Juga buat moodboard-nya, maaf kalo nggak ada kesan lavender atau warna ungunya, pengennya sih ada kesan ungu tapi cari foto Jinkyu yang ungu itu susah /heleh/. Oke deh, pokoknya sekali lagi makasih buat semuanya dan see ya ^^

Warm Regards,

BaekMinJi93

Iklan

3 tanggapan untuk “[Flowers Heal, Flowers Kill] Lavender Affection

  1. JINKYU-YAAAA SINI SAMA DD AJA KAMU MAS SINI JAN GEGALAUAN LAGI MAS YUK KITA BUKA LEMBARAN BARU DAN MENJALANI KEHIDUPAN BAHAGIA BERSAMA /woi/

    Mba ini nyess banget heu, gabisa kebayang si jinkyu melow gitu tapi pic di atas bikin bisa ngebayangin kok itu pas bangeut ih ekspresinya heu

    Keep writing yass!💜

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s