[Flowers Heal, Flowers Kill] Something Special

Something Special


by difanfanxiu99


[Boys24] Park Doha x [OC] Oh Shin Bi 


School life, Romance, Friendship || Drable Mix || Rate : G


Based on philosophy of Tulip



.

.

.

#1st


-Red Tulip-

Sudah lama, semenjak hari itu. Dimana Park Doha menyadari akan perasaannya pada seorang gadis yang dulu saat di SMA merupakan adik kelasnya. Tapi sampai saat ini, Park Doha belum juga menyatakan cinta pada sang gadis.

Sampai saat ini, dimana mereka-Doha dan Shin Bi- berada di halte bus yang sama. Guna menunggu bus untuk kembali ke rumah. Dengan suasana canggung yang menyelimutinya.

“Sunbae-nim duduklah!” Suara lembut Shin Bi memecah keheningan. Lagi pula memang terlihat sedari tadi Doha hanya berdiri menunggu bus datang.
“Ah ya, terima kasih,” jawab Doha masih berdiri.
“Duduklah, bus berikutnya sepertinya masih akan lama. Apa kau yakin berdiri seperti itu terus?”
“Oh ya? Ah baiklah,” akhirnya Doha memilih duduk di samping Shin Bi. Tidak peduli betapa bergemuruh jantungnya berada sedekat ini dengan Shinbi.
.
.
Shin Bi POV

Pagi hari yang cerah, yang mengawali hariku. Semoga hari ini menyenangkan dan indah. Aku menyusuri koridor menuju locker milikku.

Ceklek

Aku menemukan setangkai tulip merah disana. Lengkap dengan sebuah surat yang mengiringinya.

 

Hai, Shin Bi. Hadiah untukmu. Maaf, sepertinya ini terlalu kuno dan norak. Tapi tunggu, ini hanya permulaan. Tunggu aku. Aku akan membuat pengakuan padamu, sebentar lagi.

 

Apa maksud dari surat ini? Juga dari sekian banyak bunga, kenapa tulip merah?


“Shin Bi!” Teriak Doha memanggilku dan melambaikan tangannya padaku.
Oh astaga, ada apa ini? Kenapa feeling ku ada yang tidak beres? Semoga bukan berarti apa-apa ya Tuhan.

.
.
#2nd


-Orange Tulip-

Akhir-akhir ini aku sibuk. Pekerjaanku menumpuk dan tidak ada habisnya. Jangankan meluangkan waktu untuk berkencan dengan Doha, meluangkan waktu untuk makan saja terkadang hampir lupa dan sering terlambat.
Sudah hampir 2 minggu ini jadwalku sangat padat. Karena memang mendekati ujian akhir semester. Tugas-tugasku menumpuk banyak sekali. Begitupun Doha. Walau kita berbeda angkatan tapi tetap saja, kita sama-sama sibuk.

Sudah satu minggu ini juga Doha tidak memberi kabar, tidak menampakkan Batang hidungnya. Mau bagaimana lagi? Doha sibuk. Walau tak dipungkiri terbesit sedikit rasa kesal dalam benakku.

Ting tong




Suara bell rumahku berbunyi. Ahh ada tamu rupanya. Aku beranjak membukakan pintu, yang disana sudah berdiri seorang pengantar bunga, lengkap dengan sebungket bunga dibawanya.

“Permisi, ini ada kiriman bunga untuk nona Oh Shin Bi,” aku menerima bunga itu, lalu pengirim bunga tadi pergi.

Orange Tulip???
Disana juga terselip sepucuk surat.

Himne Shin Bi~a!!!! ^_^ ❤ :* :*

Love,

Beloved Boyfriend.

.


.
#3rd


-Yellow Tulip- 

Park Doha POV

Tak apa, karena memang dia hanya temanku. Tak apa karena memang dia hanya sahabatku. Bukan hanya, tapi memang dia sahabat terbaikku dan akan terus begitu.

Aku senang melihat dia bahagia dengannya. Semoga dia akan selalu bahagia dengannya. Karena aku akan selalu mengawasi mereka dengan jauh dalam diam.

Baiklah Aku dan Shin Bi hanya sahabat tidak lebih. Tapi apa sahabat harus mendeklarasikan, dan berkata tepat di depannya, “aku sahabatmu.” Harus? Karena memang aku belum pernah mengatakannya tepat di depan Shin Bi.

Aku sangat bahagia Shin Bi sahabatku. Karena dia sangat peduli denganku, dengan keluargaku. Rasanya sangat bodoh jika sampai terjebak dalam friendzone. Untung saja aku bisa menahannya. Ya, setidaknya sampai saat ini, dan semoga sampai nanti, sampai esok, dan esoknya.

“Shin Bi sahabatku, semoga harimu selalu menyenangkan, semoga kau selalu bisa tersenyum manis. Terimakasih atas semuanya yang telah kau beri.” Aku pergi meninggalkan depan pintu rumah Shin Bi. Sambil perlahan berjalan menjauh melalui halaman rumah Shin Bi. Sampai benar-benar sudah di luar gerbang rumah Shin Bi. Dari sini aku melihat sebuket bunga tulip kuning yang kuletakkan di depan pintu rumah Shin Bi. Untuk Shin Bi.

_FINISH_

.

.

.

//

  1. Pertama, maaf kalo ff ini gaje banget. Dan apalah ngga maksud banget.
  2. Kedua, maaf ya posternya ngga nyambung banget. Karena emang ini kepaksa banget sama deadline nya. Padahal udah dikasih tenggang waktu bulanan. Tetep aja kurang mulu’. Ahh dasar orang ini. /dibalang/
  3. Ketiga, maaf loh ya kalo masih ada typo, belum dikoreksi lagi soalnya. Hihihi, entar bakal di review lagi kok ya.
  4. Keempat, aku belum bikin draft intro. Kyaaaaaa…. dan ini FF event abal abal aku sekaligus debut author disini.
  5. Kelima, jujur aku belom kenal semua member Boys24 ini. Kyyaaaaaa cast ini aja aku ngga masih belum apal rupa-rupanya.
  6. Keenam, mohon untuk feddback nya ya kakak-kakak baik. 🙂

Oke sekian,

Terimakasih~~

Iklan

4 tanggapan untuk “[Flowers Heal, Flowers Kill] Something Special

  1. Bentat, aku gagal paham di bagian cerita ketiga kaaaak tolong jelaskan itu siapaaa? Shinbi dan doha pacaran? Terus yg ngasih bunga tulip bukan doha? Apa begimana ini, menbung kak butuh penjelasan kyaaaaaa

    Suka

    1. Kyyaaaa…. cerita ketiga itu Doha ama Shinbi sahabatan kak, friendzone nan gitu. Tapi cuma Doha doang sebelah tangan. Karena maksud aku itu Bunga tulip kuning melambangkan persahabatan kak… yang ngasih tulip itu ya si Doha kak.

      Disukai oleh 1 orang

      1. Oalah, masalahnya kamu ga jelasin makna setiap warna tulipnya, makanya bikin gangerti waks. Kalo kamu masukin maknanya pasti tambah kece deh ini fic😘

        Suka

      2. Kan tersurat gitu ceritanya kak. ^_^.
        Sebenernya masih ada beberapa warna tulip yang laen ada ide juga tapi mager nulisnya, jadinya cuma jadi 3 cerita.
        Ceritanya dibikin kaya gitu ku kira gampang dipahami maknanya, ehhhh….

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s