[Ficlet] Of Him & Her Feeling

Of Him & Her Feeling

Absurd fiction by,  a c u

Boys24’s Jin Sungho with Oc’s Yaya Han || FluffAU! || FicletTeen

I just own the storyline

“Sayang itu adalah gerbang menuju cinta, lho.” — Best prompt from Ivyjung

°°°°

“Aku bosan,”

“Kalau begitu pulang sana.”

“Aku tidak mau. Apa yang kaulakukan jika bosan. Apakah kau duduk saja seharian seperti ini sambil membaca buku?”

Yaya memutar bola mata dan memicing sebal ke arah Sungho–yang menurutnya sangat banyak omong. “Jadi apa yang ingin kita lakukan? Aku bisa membaca buku ini keras-keras jika kau merasa sebosan itu?”

Sungho tersenyum dan mengambil buku yang dibaca Yaya, lantas menutupnya dengan ditandai pembatas buku. “Kau bisa membacanya nanti saja.” Sungho melipat kedua tangannya ke atas meja dan menatap Yaya. “Yaya, apa kau pernah tertarik dengan seseorang?” tanyanya tiba-tiba.

Yaya berusaha tidak menunjukkan reaksi apa pun ketika Sungho bertanya. Berbeda hal dengan hatinya yang tiba-tiba memanas.

“Aku tidak pernah tertarik pada siapa pun sebelum bertemu denganmu dan aku tidak tahu kenapa. Jauhkan wajahmu dariku.”

Begitu Yaya mengucapkan kalimat itu, Jin Sungho sontak berpaling darinya bersamaan dengannya yang memejam mata dengan rapat dan menutupi wajahnya dengan tangan. Tidak bisa dipercaya Yaya baru saja mengakui terang-terangan bahwa ia tertarik pada Jin Sungho. Jika ia mati sekarang, prosesnya takkan cepat.

Yaya merasakan bukunya tidak lagi menyentuh tangannya. Lalu Sungho mencengkram pergelangan tangannya dan menarik tangannya yang menutupi wajah. Sementara Yaya membuka mata dengan enggan.

Sungho kembali melipat kedua tangannya sambil tersenyum. “Kau tertarik padaku?”

“Astaga!” erang Yaya.

Sungho tertawa lepas. “Sebaiknya kau bergegas menghinaku sebelum egoku membengkak.”

“Kau perlu potong rambut dan mengganti warnanya,” kata Yaya tiba-tiba. “Rambutmu sudah jelek sudah mengenai mata sehingga kau sering menyipit dan terus menyibaknya seolah kau Justin Bieber dan itu mengganggu.”

Jemari Sungho meraba rambut dan ia mengernyit. “Kata-katamu sungguh menohok. Sepertinya kau sudah beberapa lama memerhatikan rambutku.

“Sejak tiga hari yang lalu,” Yaya mengakuinya.

“Jadi, secara teknis kau benci rambutku sejak hari itu?”

“Tidak juga,” Yaya kembali meraih bukunya dan membaca untuk mengabaikan rasa malu yang menimpanya.

Sungho diam beberapa saat, lalu tersenyum lebar lagi. “Aku tidak menyangka kau tertarik padaku.”

“Diamlah!”

“Apa kau mencintaiku?”

“Kubilang diamlah, Jin Sungho!”

“Baiklah, apa kau menyayangiku?”

“Karena kau temanku.”

“Benarkah?”

“Diamlah, Sungho! Kau mengganggu konsentrasiku.”

“Kautahu, sayang adalah gerbang menuju cinta, lho.”

Merasa sudah tidak tahan lagi, Yaya menuntup bukunya dengan sentakan keras, lantas membekap mulut Sungho dengan tangannya. “Apa harus dengan membekap mulutmu dulu baru kau bisa berhenti bicara, huh? Kau jauh lebih menarik jika tidak bicara.”

Setelah Sungho menutup mulut, Yaya cepat-cepat melepaskan tangannya dari mulut Sungho. Keduanya bungkam seribu bahasa. Saat ini mungkin di dalam hati Sungho melamun bahagia karena Yaya mengaku tertarik padanya, sementara Yaya sendiri di dalam hati meringis karena sekarang Sungho tau isi hatinya.

.end.

Re……ceh is coming to town….

^^,

Iklan

3 tanggapan untuk “[Ficlet] Of Him & Her Feeling

  1. KENAPAAAA KENAPA YAYA GA BEKAP MULUT SUNGHO PAKE BIBIRNYA AJA? KENAPAAAA? /woi/

    WIS AKU GATAU MAU BILANG APA MESKI RADA GELI BACANYA BIKOS NAMAKU BERTEBARAN TAPI INI SUKSES BIKIN AKU SENYUM SENYUM KAYA ACU YG GA WARAS BHAY

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s