[Ficlet] Dream Boy

DREAM BOY

{ a story by Atatakai-chan }
picture credit to 
woomyboy

|| Children!AU, slight!Friendship — Ficlet — ||

starring
BOYS24 Woojin as Lee Woojin
BOYS24 Inpyo as Lee Inpyo

.

originally posted in 暖かいの世界



 ❝ WITH MY EXTENDED HAND,
I CAN TOUCH THE CLOUD AND RIDE IT AND FLY.❞


.

Bermimpi bukanlah hal yang salah. Bermimpi bukanlah hal yang kekanakan. Bermimpi, memimpikan, berharap, ingin mencapai —setiap manusia di muka bumi ini melakukannya. Tak terkecuali seorang Lee Woojin.

Pandangannya melekat pada layar televisi berukuran 21 inci. Kedua indra penglihatannya yang berwarna cokelat gelap berkedip-kedip, mulutnya yang semula terkatup lantaran tegang lama kelamaan menganga seolah mengikuti pergerakan yang terjadi di dalam layar benda di hadapannya itu.

Roket Apollo mulai terangkat dari atas permukaan tempatnya berpijak. Semakin lama benda itu semakin naik, diikuti oleh suara yang cukup bising walaupun hanya disaksikan lewat televisi saja.

“Waaah! Keren!”

“SAAT SUDAH BESAR NANTI AKU INGIN JUGA PERGI KE BULAN!”


Woojin mencubiti pipi kirinya untuk yang kesekian kalinya, membuat kantuk yang dirasakannya mau tak mau menghilang —walau hanya untuk sesaat. Kepalanya mulai terantuk-antuk setiap kali ia membuka halaman berikutnya dari buku teks yang ia baca.

Ruangan berukuran 2×2 meter tempatnya berada telah dilanda kesunyian semenjak dua jam lalu —ditambah lagi fakta bahwa waktu sudah menunjukkan pukul dua-belas malam membuat tak ada sedikit suara pun terdengar berasal dari luar kamar.

DUG!

Wajah Woojin mendarat di atas meja menimbulkan bunyi yang katakan saja cukup kencang sehingga berhasil membuat teman sekamarnya, Lee Inpyo, terbangun dari tidurnya.

“Astaga… Anak ini.” Anak laki-laki dengan rambut kecokelatan itu beranjak dari tempat tidurnya yang terletak di bagian bawah dari ranjang susun setelah mengumpulkan setengah kesadarannya.

Yah! Lee Woojin. Ireona!” Inpyo mengguncang-guncang tubuh teman sekamarnya yang duduk menghadap meja belajar.

Woojin tak merespon namun tak lama kemudian kamar tersebut dipenuhi oleh suara dengkuran pelan —yang tentu saja berasal dari seorang Lee Woojin yang sudah terlelap.

Inpyo, anak laki-laki yang lebih tua satu tahun daripada teman sekamarnya itu, di sisi lain mulai tertawa kecil. Diusapnya rambut Woojin yang sudah dianggapnya sebagai adik sendiri.

.

.

.

Inpyo menarik selimut untuk menutupi tubuh bagian atas Woojin yang ia baringkan di atas tempat tidurnya —membiarkan bagian atas ranjang susun tempat seharusnya Woojin berbaring kosong. Walaupun tingginya jauh lebih tinggi dari Woojin, ia tak mau repot-repot harus menggendong anak laki-laki itu ke atas sana, lagipula kalau mereka berdua jatuh mereka akan kena marah.

Sebelum membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur Woojin, Inpyo memutuskan untuk terlebih dahulu mampir ke meja belajar. Senyum terlukis di wajahnya dan kemudian suara tawa pun terdengar.

“Bercita-cita setinggi langit ‘sih tak masalah. Tapi masa mau pergi ke bulan malah membaca buku tentang hewan?” Masih tersenyum dan sesekali tertawa kecil, Inpyo menggeleng-gelengkan kepalanya dan menutup buku bacaan berwarna mengenai binatang-binatang hutan yang ia yakini diberikan oleh para relawan ketika kunjungan minggu lalu.

Inpyo mematikan lampu meja belajar sebelum kemudian beranjak menaiki ranjang susun. Ia merebahkan tubuhnya di atas sana membiarkan Woojin terlelap di ranjang susun bagian bawah sambil membawa mimpi yang tinggi.

END.

 



 

author’s note

Entah kenapa sedang dalam mood menulis fanfiksi dengan genre childhood seperti ini.
Fanfiksi ini terinspirasi dari lagu CNBLUE yang berjudul Dream Boy dan Can’t Stop. Kebetulan dua lagu ini terputar di playlist spotify.

Terima kasih banyak atas waktunya!

Lots of love,
Atatakai-chan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s